Inspirasi – Cerita Seorang Peria Di Dalam Kereta Api

Inspirasi – Cerita Seorang Peria Di Dalam Kereta Api

 

Inspirasi – Seorang peria lanjang yang berumur sekitar 20 tahun yang sedang berada di kereta api bersama dengan kedua orang tuanya, Peria 20 tahun yang memiliki tanpang yang cukup tanpan inipun melihat kearah jendela ketika sang kereta api hendak berjalan.

 

Dia terlihat seperti sedikit ketakutan ketika kereta melaju semakin kencang. akan tetapi dia dia di peluk oleh sang ibu yang melihatnya sedikit merasa terkejut dengan laju kereta yang kencang. akan tetapi dalam waktu yang singkat dia sudah merasa terbiasa dan rasa takut tersebutpun menghilang begitu saja.

Peria yang berumur 20 tahun tersebut  tetap melihat kearah luar karena dia ingin melihat suasana yang ada di luar dari kereta api,

dia melihat begitu banyak pohon di luar saja yang seakan-akan berjalan, dia pum berkata kepada sang ayah, “Ayah lihat, pohon-pohon itu berjalan ayah.”

Si Ayah pun hanya terseyum dengan sang anak. Akan tetapi orang-orang di sekitar melihat anak berumur 20 tahun sepertinya seorang anak yang aneh.

Kemudia anak berumur 20 tahun tersebut berkata kepada sang ibu, “Bu.. coba lihat, awan-awan terus bergerak mengikuti kita, coba ibu lihat, benar kan..?”

Lalu salah satu orang di sekitar mereka yang merasa tidak nyaman dengan peria umur 20 tahun ini karena menganggap dia seorang yang aneh, dia pun berseru. “Pak.. Mengapa anak bapak yang aneh ini tidak di bawa saja ke rumah sakit jiwa..? Perilakunya tuh seperti anak-anak.. Pada hal dia sudah gede. Masih saja seperti Bocah.”

Si ayahpun melihat sang anak berumur 20 tahun ini merasa sedih dan juga minder. dan siayahpun harus bercerita tentang sang anak mengapa sang anak berperilaku demikian.

“Saya, Istri dan juga anak saya baru saja dari rumah sakit. Kami membawa anak kami ke dokter untuk melakukan operasi Mata, dia tuh sejak dari kecil sudah tidak bisa melihat. dia baru saja mendapatkan donor mata dan baru hari ini dia bisa melihat.”

 

(Setiap manusia memiliki kisah tersendiri yang pastinya kisah tersebut  tidak semua orang ketahui. oleh karena itu sebaiknya tidak menilai orang dari hal pertama yang anda lihat darinya,karena mungkin saja kenyataanya berbeda dari apa yang anda lihat dan anda nilai.)