Proses Terjadinya Kanker atau Tumor

StPro88.com – Kanker adalah penyakit yang paling ditakuti karena keganasannya. Namun, kanker bukanlah penyakit yang terjadi dalam waktu singkat. Perlu proses yang cukup panjang untuk ngerubah sel normal jadi sel kanker. Dengan mengetahui proses pembentukannya dan faktor-faktor yang memicunya, diharapkan anda bisa melakukan pencegahanan.

Tubuh kita terdiri dari badan dan anggota badan yang dihubungkan oleh pembuluh-pembuluh darah dan pembuluh limfa. Anggota badan tersusun dari sel-sel yang berukuran sangat kecil (seperseratus mili meter), yang memiliki bentuh hampir sama, tapi memiliki fungi yang beda.

Seperti sel darah putih, yang berfungsi melawan kuman yang masuk ke dalam tubuh. Sel darah merah, berfungsi mengangkut oksigen dalam darah, Keping darah berfungsi untuk membekukan darah agar tidak terjadinya pendarahan.

Didalam sel terdapat organ yang salah satunya, adalah inti sel yang berisi gen atau DNA. DNA adalah materi genetika yang dikenal sebagai pembawa sifat keturunan. Kanker berasal dari suatu sel gen yang mengalami kerusakan.

Sel gen yang mengalami kerusakan dapat menjadi liar dan berkembang tanpa henti, sehingga dari satu Agen Bola Tangkas Android sel jadi jutaan sel dan membentuk jaringan baru. Jaringan baru itu disebut kanker atau tumor.

Gen dalam sel ada yg disebut gen kanker (oncogen), gen penekan tumor (tumor suppressor gen), dan gen yang bertugas memperbaiki gen yang rusak, yaitu repair gen. Bila salah satu dari gen tersebut mengalami kerusakan, maka bisa menjadi kanker.

Kerusakan pada materi gen atau biasa dsebut sebagai mutasi gen dapat terjadi melalui beberapa cara, baik internal maupun eksternal.

Proses Terjadinya Kanker atau Tumor

Faktor Internal
Terjadinya kesalahan replikasi pada saat sel-sel yang mati diganti oleh sel yang baru. Merupakan kesalahan genetika yang diturunkan dari orang tua, kesalahan ini biasanya mengakibatkan kanker pada usia dini.

Bila seorang ibu mengidap kanker payudara, tidak serta merta semua anak gadisnya akan mengalami kejadian hal yang sama, karena sel yang mengalami kesalahan genetik harus mengalami kerusakan lebih dulu sebelum menjadi sel kanker. Hanya saja individu pembawa sel genetika yang salah, memang lebih beresiko terkena kanker daripada yang tidak memiliki mutasi gen yang salah.

Faktor mutasi gen secara internal, tidak dapat dicegah tetapi faktor eksternal dapat dicegah. Menurut WHO, 10% – 15% kan ker, ditimbulkan sang faktor internal dan 85%, disebabkan oleh faktor eksternal. Jadi, sekalipun tidak 100%, sebenarnya kanker dapat kita tangkal atau hindari dangan menghindari faktor eksternal.

Faktor Eksternal
Faktor eksternal yang bisa merusak gen adalah virus, polusi udara, makanan, radiasi, dan berasal dari bahan kimia, baik bahan kimia yg ditambahkan dalam kuliner, maupun bahan kimia yang asal berdasarkan polusi.

Bahan kimia yg ditambahkan pada makanan, misalnya pengawet dan pewarna kuliner.

Cara memasak juga bisa mengganti makanan menjadi senyawa kimia yg berbahaya. Daging atau ikan yang dipanggang sampai gosong, mengandung zat kimia misalnya benzo-a-piren, amin heterosoklik, dioxin, dll.

Kuman yang hidup dalam makanan juga dapat membuatkan racun, contohnya racun aflatoksin dalam kacang-kacangan, sangat erat hubungannya menggunakan kanker hati.

Makin tak jarang tubuh terserang virus makin besar kemungkinan sel normal sebagai sel kanker.

Proses detoksifikasi yg dilakukan sang tubuh, dalam prosesnya seringkali membentuk senyawa yang lebih berbahaya bagi tubuh, yaitu senyawa yg bersifat radikal atau korsinogenik. Zat korsinogenik bisa mengakibatkan kerusakan dalam sel.