Eks Pedofil dan Bandar Narkoba Diminta Tak Diloloskan Jadi CPNS

Stpro88.com Komisi Perlindungan Buah Indonesia (KPAI) minta pemerintah lebih ketat dalam menjalankan seleksi dalam rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2018. Secara, kepada eks pelaku kriminalitas seksual kepada buah hati, agar tak diloloskan.

“Kami berkeinginan pelaksanaan seleksi CPNS patut lebih ketat. Jangan hingga seseorang yang punya riwayat sebagai pelaku dan rentan sebagai pelaku kriminalitas seksual kepada buah hati lolos sebagai CPNS. Ini enggak harus terjadi,” Kata Ketua KPAI Susanto, Kamis (20/9).

Tidak hanya itu, ia juga berkeinginan orang-orang yang pernah berkaitan dengan penyalahgunaan narkoba. “Seperti pula seseorang yang mempunyai riwayat sebagai bandar narkoba, tentu tak boleh diloloskan,” katanya.

Menurutnya, hal itu bertujuan untuk membikin mereka kapok dan mempertimbangkan tak akan lagi mengulanginya. Dengan demikian itu, generasi muda selanjutnya dapat lebih baik.

“Maka, regu seleksi perlu menformulasikan mekanisme seleksi yang dapat merekam riwayat Bakal CPNS sebagai bandar narkoba, pelaku kriminalitas seksual kepada buah hati atau rentan menjadi pelaku seksual buah hati di kemudian hari. Ini yakni ikhtiar menyelamatkan generasi kita ke depan,” tutur ia.

Lebih lanjut, Susanto minta baik eks bandar narkoba ataupun pelaku kriminalitas seksual buah hati tak turut serta menjadi penyelenggara negara Keluaran4d.

“Kita patut kepung dari bebagai penjuru, bandar narkoba, pelaku kriminalitas seksual buah hati tak boleh menjadi Calon Legislatif, CPNS, Pejabat, Lurah/Kades, serta pengurus RT RW,” tegasnya.

Sebagai berita, pemerintah membuka 238.015 formasi untuk CPNS, yang terdiri atas 51.271 formasi di instansi pemerintah pusat dan 186.744 formasi untuk instansi pemerintah daerah.

Tempat yang diketahui, prioritas pengadaan CPNS 2018 mencakup tenaga pengajaran, tenaga kesehatan, serta tenaga yang mempunyai kualifikasi teknis di bidang infrastruktur pantas dengan program Nawacita. Jabatan Inti yang diisi dari pelamar umum sebanyak 24.817 formasi, Guru Madrasah Kementerian Agama yang bertugas di Kabupaten/Kota sebanyak 12.000 formasi, serta dosen Kemenristekdikti dan Kementerian Agama sebanyak 14.454 formasi.

Adapun peruntukan instansi Pemerintah Pelajaran terdiri dari Guru Kelas dan Mata Tenaga sebanyak 88.000 formasi, Guru Agama sebanyak 8.000 formasi, Umum Kesehatan sebanyak 60.315 formasi (Dokter Ahli, Dokter Tenaga, Dokter Gigi, dan Umum Medis/Paramedis), serta Umum Teknis yang diisi dari pelamar umum sebanyak 30.429 formasi.