Nyamar Jadi Gubernur, Tukang Becak Motor ini Berhasil Tiduri 3 Perempuan

Kronologi, Nusantara – BI (41), yang sehari-hari berprofesi sebagai penarik becak motor (bentor) terpaksa berurusan dengan polisi sebab mengerjakan aksi pembohongan terhadap sejumlah perempuan memakai akun Facebook (FB) yang mencatut nama Rusli Habibie, Gubernur Gorontalo.

Aksi warga Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo ini rupanya telah berjalan selama dua bulan. Modusnya dengan minta berteman via FB, bertukar pesan dan lanjut ketemuan. Para korban dengan gampang terpedaya, lantaran tersangka mencatut nama Gubernur Gorontalo setiap melancarkan aksinya.

Kecuali mengajak hubungan badan, pelaku juga membawa melarikan diri barang berharga para korban seperti emas, HP, uang dan lainnya. Aksinya dikerjakan di hotel yang ada di Kota Gorontalo. Sejauh ini telah ada tiga perempuan yang menjadi korbannya.

Baca Juga: DiKolombia, Guru Perempun Paksa Murid Mesum Dengannya

“Yang bersangkutan mencatut salah satu nama pejabat di akun Facebook untuk mengerjakan pembohongan dan penggelapan,” terang Kasat Reskrim Polres Gorontalo Kota AKP Handy Senonugroho, Rabu (21/11).

Aksi pembohongan BI mulai diendus dikala salah satu korban melapor ke polisi. Kemudian, dengan berpura-pura sebagai korban, polisi sukses menciduk tersangka pada 9 September 2018 lalu.

Pengaruh perbuatannya, pelaku terancam dengan jeratan pasal 372 dan 378 KUHP tentang Penggelapan dan Pembohongan. UU ITE tak diikutsertakan mengingat pelaku mengerjakan aksi penggelapan dan pembohongan secara seketika.

Sementara itu, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie beterima kasih atas gerak pesat aparat Polres Nonton Film Online. Dia ingin aksi pembohongan dengan memakai nama pejabat tak terjadi lagi sebab bisa merugikan banyak orang.

“Yang terang saya merasa dirugikan. Nama baik saya dan jabatan saya. Apalagi yang dikerjakan oleh oknum hal yang demikian sangat memalukan. Oleh sebab itu saya sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas penangkapan yang dikerjakan oleh jajaran Polres Gorontalo Kota,” terang Rusli.

Gubernur Rusli menghimbau terhadap warga Provinsi Gorontalo agar tak gampang percaya dengan aksi pembohongan via media sosial. Dia juga menegaskan bahwa sejak tahun 2016 telah tak memakai media sosial seperti Facebook, Instagram dan Twitter. (KR-05)