Para Saksi Memenuhi Panggilan KPK Kaskus Suap Meikarta

Berita Nusantara, Para Saksi Memenuhi Panggilan KPK untuk Kaskus Suap Meikarta – Pegawai Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Neneng Rahmi Nurlaili, hadir memenuhi panggilan pemeriksaan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa, 6 November 2018. Ia akan diperiksa dalam perkara suap Meikarta.

Neneng Rahmi tiba di gedung KPK sekitar pukul 14.15 WIB. “Yang bersangkutan kami periksa sebagai saksi untuk tersangka NHY (Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin),” ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah lewat keterangan tertulis.

Dalam perkara suap Meikarta KPK, Neneng Hasanah yaitu salah satu dari sembilan tersangka kasus suap perizinan Meikarta. KPK menduga Neneng dan empat pejabat dinas di Kabupaten Bekasi menerima suap dari Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro serta tiga bawahannya untuk memuluskan pengurusan izin proyek Meikarta tahap pertama seluas 84,6 hektare.

KPK menduga Neneng Hasanah dan empat pejabat dinas menerima suap sebanyak Rp 7 miliar dari total janji fee sebanyak Rp 13 miliar. Neneng Hasanah dikontrol sebagai tersangka menyusul operasi tangkap tangan yang digelar KPK di Bekasi dan Surabaya pada 14 Oktober dan 15 Oktober 2018.

Setelah operasi itu KPK menciduk Neneng Hasanah di rumahnya di Bekasi pada 15 Oktober 2018. Berakhir diperiksa selama lebih dari 20 jam, KPK segera menahan bupati dari Partai Golkar itu. Dalam penggeledahan yang dikerjakan sehari setelah penahanan, KPK menyita duit lebih dari Rp 100 juta dari rumah Neneng Hasanah terkait suap Meikarta.