Pesawat Lion Air Yang Jatuh Ternyata Nyicil Ke Perusahaan China

Berita Indonesia – Pesawat Lion Air JT-610 mengalami kecelakaan pada permulaan minggu ini. Pesawat ragam Boeing 737 MAX 8 itu jatuh di perairan Karawang tidak lama sesudah lepas landas Udara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten.

Mengutip Reuters, Kamis (1/11/2018), Boeing 737 MAX 8 ialah pesawat baru dengan jam terbang 800 jam. Pesawat ini dibeli dari fasilitas pembiayaan perusahaan China.

“Itu nyicil dari CMIG Aviation Capital, komponen China Minsheng Investment Group,” tulis laporan Reuters.

Pada akhir September, Boeing sudah mengirimkan 219 pesawat dari 4.783 orderan. Southwest Airlines sudah mendapatkan 23 pesawat menjadikannya penerima terbanyak.

Lalu, Air Canada 18 pesawat, American Airlines Group 15 pesawat, dan Lion Air 13 pesawat.

Malindo Air buah hati usaha Lion Air di Malaysia ialah maskapai pertama di dunia yang mendapatkan pesawat Boeing 737 MAX tahun lalu.

Lebih lanjut, pada April 2018 Lion Air mengumumkan pembelian 50 pesawat Boeing 737 MAX 10 generasi selanjutnya MAX 8. Tak main-main, duit yang akan digelontorkan mencapai US$ 6,24 miliar.

Sebagai informasi, buntut dari kecelakaan itu regulator dalam hal ini Kementerian Perhubungan minta Lion Air untuk membebastugaskan Direktur Teknik Lion Air. Tak cuma itu, teknisi di bawahnya juga dibebastugaskan.