Utang Pemerintah Turun Sedikit ke Rp 4.395 Triliun

Berita Nusantara – Momen langka, mungkin itu yg dicapai pemerintahan Kabinet Kerja kali ini. Per November 2018, Semua hutang pemerintah jumlahnya menurun kalau dibandingkan bulan sebelumnya.

Penurunan ini jua mengubah persepsi rakyat yg selama ini menduga bahwa pemerintah ugal-ugal pada mengelola utang.

Meskipun turun, namun jumlahnya permanen mencapai ribuan triliun. Berikut data-datanya yg dirangkum Nonton Film Online, Sabtu (22/12/2018).

Utang pemerintah mengalami penurunan di November 2018. Tercatat, jumlahnya sebagai Rp 4.395,97 triliun atau turun Rp 82,6 triliun berdasarkan bulan sebelumnya yang sebesar Rp 4.478,57 triliun.

Tetapi, jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2017, total utang pemerintah per November 2018 naik Rp 467,32 triliun dari Rp 3.928, 65 triliun.

Total utang pemerintah per akhir November 2018 terdiri dari pinjaman yg sebanyak Rp 784,38 triliun & surat berharga negara (SBN) sebanyak Rp tiga.611,59 triliun.

Meskipun turun, namun jumlahnya masih mencapai ribuan triliun

Dikutip dari data APBN KiTa, Jakarta, Sabtu (22/12/2018). Total utang pemerintah per akhir November 2018 terdiri dari pinjaman yang sebanyak Rp 784,38 triliun dan surat berharga negara (SBN) sebesar Rp 3.611,59 triliun.

Rinciannya, dari pinjaman yang sebesar Rp 784,38 triliun terdiri berdasarkan pinjaman luar negeri yg sebesar Rp Rp 777,78 triliun, kemudian pinjaman pada negeri sebanyak Rp 6,60 triliun.

Pinjaman luar negeri terdiri dari bilateral Rp 314,37 triliun, multulateral Rp 419,87 triliun, komersial Rp 43,54 triliun, & suppliers nihil.

Sedangkan sisanya terdiri berdasarkan SBN Rp 3.611,59 triliun. Di mana terdiri berdasarkan denominasi rupiah sebesar Rp dua.612,68 triliun dan denominasi valas sebesar Rp 998,90 triliun.

Masih asal berdasarkan data APBN KiTa, rasio utang pemerintah pun masih sangat aman. Tercatat rasio utang pemerintah per November 2018 tersebut mencapai 29,91% terhadap Produk Domestik Bruto PDB akhir November 2018 sebanyak Rp 14.679,42 triliun.

Rasio utang per November pun lebih rendah menurut posisi Oktober 2018 yg sebesar 30,68%.

Kedua nomor itu pun masih jauh berdasarkan batas ketentuan UU Keuangan Negara yg sebesar 60%. Sehingga, rasio utang pemerintah masih kondusif.