Jokowi: Gak Ada Itu dalam Sejarah Gelontorkan Triliunan ke Desa

Berita Nusantara – Anggaran untuk dana desa selama empat tahun terakhir terus meningkat. Jumlahnya mencapai Rp. 257 miliar pada akhir 2019.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa dana ini telah membantu mendukung kegiatan ekonomi di desa. Dikatakan bahwa pencairan dana Rp257 triliun untuk desa adalah catatan pengelolaan anggaran di Indonesia.

Jokowi merinci bahwa 2015 dituangkan ke dana desa sebesar Rp20,7 miliar, 2016 Rp40,7 miliar, 2017 60 triliun. Kemudian, 2018 60 triliun pergi ke 74.900 desa. Pada 2019 Rp. 70 triliun pergi ke semua kota.

“Itu berarti bahwa sampai akhir 2018, 187 miliar kita telah mencairkan, sampai akhir 2019, 257 miliar telah memasuki desa, ini adalah miliaran, bukan miliaran, sangat besar, sangat besar, tidak ada sejarah, kami tuangkan miliaran dana ke dalam Setiap tahun, tahun depan saya tidak tahu berapa kenaikannya, yang jelas harus meningkat, “kata Jokowi di Ecovark Ecopark Ancol, Jakarta, Rabu (20/2/2019).

Ia juga mengirim pesan kepada semua kepala desa yang hadir pada Rapat Koordinasi Nasional Organisasi Pemerintahan Desa agar dapat menggunakan dana seoptimal mungkin.

“Saya mempercayakan pesan kepada anggaran, jika ada proyek jalan di desa, jembatan, proyek irigasi di desa, pastikan bahannya dibeli di desa,” katanya.

“Arena, beli di desa, tidak ada orang di sana, pindahkan kota di sebelah, cobalah untuk tidak mengembalikan uang ke kota sehingga Anda dapat terus pergi ke kota, karena semakin banyak uang mengalir ke kota, itu akan memberikan kesejahteraan bagi rakyat, “tambahnya.

Jokowi: Gak Ada Itu dalam Sejarah Gelontorkan Triliunan ke Desa

Seperti diketahui, dana masyarakat yang dicairkan pada 2015 mencapai Rp20,7 miliar, 2016 Rp40,7 miliar, 2017 Rp60 triliun, 2018 Rp60 triliun, dan 2019 Rp70 triliun.

Selain pembangunan 191.000 km jalan, pencapaian lain dana desa termasuk pembangunan 1.140,37 meter jembatan, 8.983 unit pasar desa, 5.731 tambatan kapal, 4.175 unit waduk, 58.931 unit irigasi, 58.931 unit irigasi, 959.569 unit air minum, 50.854 kegiatan PAUD, 24.820 unit posyandu dan lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *